#Traveloois Bandung part 1

Bandung, finally. 🙂

Berangkat dari Stasiun Blitar tanggal 11 Februari 2017 naik Malabar dengan tujuan akhir Stasiun Bandung. Nyampek Bandung keesokan harinya sekitar pukul 09.30 WIB. Kereta sekarang emang uda nyaman banget ya, apalagi kalo sama pasangan. :p Nggak usah rebutan kursi, adem, aman, nggak ada bau rokok, petugasnya ramaaah… aaaah love banget deh. ❤
Destinasi pertama adalah hotel. Hahahaha. Males bangetlah jalan bawa-bawa ransel sama koper gede *uhuk. Malam pertama kami menginap di Ibis Bandung Trans Studio dengan pertimbangan ke Trans Studio-nya tinggal ngesot. Selama di Bandung transportasi yang kami pilih adalah Grab atau Go-car biar lebih nyaman dan jelas tarifnya juga efisien penggunaan waktunya *uhuk.

Tiba di hotel masih pagian, belum bisa check in karena kamarnya penuh juga. Akhirnya nitip barang dan pergilah kami ke Masjid Agung-nya Bandung buat numpang mandi sekalian foto-foto. Kira-kira jam setengah 12 pihak hotel nelpon uda bisa check in. Pokoknya ya hotel ini recommended bangetlah buat nginep, nyaman dan cepat tanggap. *halah.

Tujuan utama kami ke Bandung sebenernya adalah untuk kondangan akan tetapi karena terlalu bersemangat mengunjungi Bandung, lupa deh bawa amplop buat kondangannya terus minta ke hotel. >.<

Abis kondangan leyeh-leyeh di hotel, abis ashar baru jalan lagi. Tujuan berikutnya adalah Upside Down World Bandung. Mmmm… Kalo buat kami sih cukup sekali aja ke situ. Tiket masuknya dewasa Rp 100.000 tempatnya nggak terlalu luas juga, petugasnya beberapa juga nggak ramah, dan yaa kerasa nggak worth it aja sih. Meskipun iyaaa sih bikin kayak gitu pasti abisnya banyak tapiiiii dengan HTM segitu tidak sebanding dengan kepuasan yang kami dapat.

Setelah itu kami makan malam di Raja Rasa sesuai arahan Mas Mamo yang dulu pernah penermpatan di Bandung. Resto ini yaaaa ramaaaaaaah banget pegawainya, sampek kami terkagum-kagum. Pelayanannya super prima-lah. Harganya juga bukan yang bintang lima, rasanya cukup enak. Suasananya nyaman lagi, puas pokoknya ke sini.

Hari sudah malam dan masih ada yang pingin ngajakin foto-foto. Akhirnya kami ke Gedung Sate dan Jalan Asia Afrika hanya untuk hunting foto.

Bandung indah ya. Sukaaaak banget. Kotanya nyaman, makanannya banyak yang enak, ada Grab, ke mana-mana gampang….

Sekian ya cerita hari ini. Lav :*

 

Published in: on March 21, 2017 at 3:04 am  Leave a Comment  

Trinity : The Nekad Traveler -Movie

20170319_165817_HDR-1

Sebenernya yang pingin ditonton adalah Beauty and The Beast akan tetapi dengan niatan nonton marathon dan jam-nya pas banget jadilah kami (Saya dan Sepatu Merah Jambu-yang akan kita panggil teteh aja selanjutnya) nonton Trinity: The Nekad Traveler, demi liat Babang Hamish kata si teteh. Yang sesungguhnya saya nggak ngeh siapakah Hamish Daud itu hahahaha.

SINOPSIS

  • DIRECTOR : Rizal Mantovani
  • ACTORS : Maudy Ayunda , Hamish Daud , Babe Cabita , Rachel Amanda ,
  • DURATIONS : 103 Minutes
  • CENSOR RATING :
  • GENRE : DRAMA
  • LANGUAGE : BAHASA INDONESIA

Awalnya TRINITY (Maudy Ayunda) adalah seorang Mbak-mbak kantoran yang hobi traveling sejak kecil. Namun hobinya ini sering terbentur dengan duit pas-pasan dan jatah cuti di kantor. Akibatnya Trinity sering diomeli BOSS (Ayu Dewi). Trinity memiliki sahabat yang punya hobi sama, yakni YASMIN (Rachel Amanda) dan NINA (Anggika Bolsterli), ditambah dengan sepupu Trinity, EZRA (Babe Cabita). Trinity selalu menuliskan pengalamannya dalam sebuah blog berjudul naked-traveler.com.

Di rumah, BAPAK (Farhan) dan MAMAH (Cut Mini) selalu menanyakan kapan Trinity serius memikirkan jodoh. Tapi Trinity selalu menjawab : nanti kalau semua bucket list sudah terpenuhi. Bucket list adalah daftar hal-hal yang harus Trinity lakukan sebelum tua, kebanyakan sih isinya (lagi-lagi) tentang jalan-jalan. Bapak langsung pusing mendengarnya. Trinity mengalami dilema antara fokus ke pekerjaannya sekarang atau mengejar passion dia yang sebenarnya, hingga kisah cintanya dengan PAUL (Hamish Daud) seorang fotografer tampan yang juga hobi traveling.

Dibintangi oleh Maudy Ayunda sebagai Trinity, film ini enak banget ditonton. Mungkin juga karena saya nggak ada pengharapan apa-apa jadi kerasa menikmati banget film ini. Nggak nyangka bisa diangkat ke layar lebar dengan cerita yang enak kayak gini dan nggak ada sedikit pun penyesalan karena nonton film ini (well, kekecewaan ini sering terjadi saat saya menonton film yang diangkat dari buku).

Indonesia indah banget, Maldives juga indah, cerita kita alhamdulillah juga indah *tsaaah. Di film ini kita bisa menemukan beberapa saran penting buat yang mau dan atau suka traveling. Kita juga bisa melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Kerenlah.

Mengandung SPOILER!!!

Saya sih sebenernya nggak sadar, ini si teteh yang menyadarkan ada bagian-bagian yang masih dipertanyakan. Saya udah terlalu enjoy the ride sama film ini, hahaha. Jadi sebenernya siapa sih Mr. X yang baik hatinya membelikan tiket ke Maldives? Saya sih nebaknya itu bapak-bapak tajir yang dompetnya jatuh dan dibalik sama Mb Maudy eh Mb Trinity. Tapi tidak ada jawabannya hingga film ini berakhir.

Kedua, kenaapaa kok Paul (Bababng Hamish) dan Mb Trinity ini abis dari Maldives kok malah ga ada kelanjutannya. Kalo Paul nggak menghubungi duluan kan nggak papa ya Mb Trinity yang nelpon duluan.Nah ini dari Maldives nggak ada lagi tuh kelanjutannya apa. Hmm…

Ketiga, Babang Hamish mah charming ya tenyata pantesan si teteh suka :p

Saya sih yang mengganjal adalah kenapa ya bahkan di film Indonesia yang lokasinya di Indonesia pun kita masih mencampurnya dengan percakapan menggunakan Bahasa Inggris yang sepertinya pakai Bahasa Indonesia juga tetep bagus-bagus aja. Kecuali kalo emang percakapannya di luar negeri yaaah wajarlah. But still i love youu Maldives #eh hahahaha.

Published in: on March 20, 2017 at 3:12 am  Leave a Comment  
Tags: ,

Catatan : Kelas Inspirasi Lombok #4

Kondisi masih ngedrop pasca ikut Kelas Inspirasi di Sembalun, Lombok Timur. Entah terlalu lelah atau terlalu dingin. Akan tetapi saya tetap banyak bersyukur banget udah ikut Kelas Inspirasi ini. Terimakasih buat Sis Sepatu Merah Jambu yang mengompori hingga detik-detik terakhir. :*

Dengan tagline yang sering saya dengar “Sehari berbagi selamanya menginspirasi” Kelas Inspirasi ini memang menarik. Dari dulu di Blitar saya emang pingin ikut. Pingin tau aja. Sampai akhirmya pas pindah ke Lombok dan disuruh daftar ada pendaftaran relawan. Saya sih penasaran aja, bagaimana pendidikan di tempat yang jauh dari ibukota, jauh dari pusat kota.

Daftarnya di kelasinspirasilombok.org pun di injury time, nggak yakin mau daftar apa enggak, pinginnya sih jadi fotografer aja tapi bisa motonya juga masih ecek-ecek. Hahahaha. Mengisi formulirnya aja bingung mau diisi apa. Hahahaha. Akhirnya daftar jadi relawan pengajar aja.

Hari pengumuman tiba dan saya sudah lupa. Hahaha. Dikabarin sama panitia yang kebetulan sekantor di grup whatsapp kantor. Wohoo.

Awalnya saya kaget, oh semuanya biaya sendiri ya, oh penginapannya mikir sendiri ya, oh transportnya disediain sih tapi juga ikut mikir ya. Hmmm….

Lanjut, udah terlanjur basah. Di rombel (rombongan belajar, biasanya nyebut yang segrup sekolah) saya agaknya tidak jelas hahaha. Intinya kita sendirilah yang harus menentukan partner, apa yang nanti mau ditinggalkan buat sekolah, dan lain-lain. Fasil hanya memfasilitasi saja.

Saya skip saja bagian perjalanan dan briefing, langsung ke hari inspirasi.

Sekolah yang kami ajar adalah SDN 2 Sembalun Lawang. Anak-anak kecil memang menarik. Polos dan ekspresi. Paling suka. Saya dan teman saya kebagian kelas 2B, 1, dan setelah istirahat 2A. Awalnya sih habis istirahat kebagian kelas 6 dan 5 akan tetapi gatau kenapa ganti jadwal.

Karena kelas kecil jadi banyakan nyanyi sama permainan. Diceritain juga mereka sepertinya nge-blank gitu bisa jadi karena perbendaharaan kata Bahasa Indonesia mereka masih sedikit. Mereka sepertinya akan lebih paham kalo diajak ngomong Bahasa Sasak.

Kelas ketiga uda abis tenaga dan suara. Udah gitu speaker yang sengaja kami bawa kalo ada krik-krik time nggak bisa jadi kelas terakhir nggak maksimal sama sekalih. Maaaaf….

Setelah semuanya saya rasa, Kelas Inspirasi ini justru lebih banyak menginspirasi saya. Saya jadi tau pendidikan di Indonesia ini masih jauh dari kata merata. Saya jadi sadar mengenalkan profesi pada mereka itu hanya perlu sedikiiit saja karena mereka terus sekolah saja sudah jadi anugrah yang luar biasa.

Kalo nanti-nanti saya berkesempatan ikut lagi saya nggak akan muluk menginginkan in the end of the day mereka pingin jadi pegawai pajak, saya ingin setelah mereka bertemu saya di Kelas Inspirasi mereka tidak akan pernah berhenti untuk mengejar pendidikan yang lebih tinggi.

Semoga pendidikan di Indonesia semakin baik dan merata ke depannya. Semoga semakin rukun dan damai dan nggak termakan lagi sama hasutan dan provokasi orang-orang. Bismillah.

Published in: on January 24, 2017 at 2:17 am  Leave a Comment  
Tags: ,

Vocabulary – Make Up

Saya sedang mencoba mempelajari istilah-istilah Make Up biar ngertilah kalo baca artikel-artikel kecantikan gitu. Sebenarnya gara-gara baca salah satu produk di Female Daily dengan tag non-greasy terus penasaran artinya apa. Penasarannya sih udah lama, cuma sempetnya nyari baru sekarang *uhuk*. Kirain non-greasy itu nggak mengandung rumput (grass) hahaha ternyata bukan.Syukurlah hahaha >.<

Well ini sedikit vocabulary yang saya kumpulin dari jenganten diambil yang perlu-perlu dan saya rasa penting 😀

B
Blend: istilah yang dipakai untuk pembauran kosmetik. Misal eyeshadow Y mudah di-blend, artinya eyeshadow X mudah dibaurkan dengan warna lain. Foundie Z mudah di-blend, artinya foundie tersebut mudah membaur dengan kulit.

Breakout: keadaan kulit yang memburuk akibat tidak cocok dengan makeup/skincare. Biasanya ditandai dengan munculnya jerawat, kemerahan, menjadi kusam, dan efek-efek negatif lainnya.
C
Cakey: keadaan makeup pada kulit yang berciri bedak atau foundation tidak menempel dengan sempurna pada kulit. Ciri-ciri lainnya adalah adanya warna yang tidak merata (ada yang tebal, ada yang tipis) dan memisahnya bedak atau foundation dari kulit.
Coverage: istilah yang dipakai untuk menamai daya tutup atas kekurangan kulit di sebuah makeup, misal foundation X memiliki coverage maksimal, artinya daya tutupnya terhadap kekurangan kulit sangat tinggi.
Crease: bermakna lipatan alami pada kulit. Misalnya lipatan mata, lipatan garis senyum. Adakalanya sebuah produk semisal foundation, ketika dipakai agak lama bisa menimbulkan crease. Artinya menimbulkan kesan lipatan-lipatan pada bagian kulit tertentu.
Cushion: bantal yang diipakai untuk ‘bersemayam’ produk yang sifatnya cair. Saat ini banyak produk yang berjudul cushion-cushion. Artinya produk cair tetapi disimpan dalam bantalan busa.
F
Falsies: istilah lain dari fake eyeslashes, false eyelashes atau bulu mata palsu.
First Impression: sebuah penillaian terhadap sebuah produk ketika awal mula dipakai. Biasanya untuk skincare yang baru dipakai kurang dari seminggu sehingga belum berefek apa-apa.
Foundie: singkatan dari foundation atau alas bedak.
FOTD: singkatan dari Face of The Day, artinya dandanan wajah(face) yang dipublish di media sosial.

G

GFC: singkatan dari Google Friend Connect, fitur yang disediakan Blogger untuk mengikuti sebuah blog dengan platform Blogger. Di sidebar kanan blog ini terdapat pengikut/follower sejumlah dua ratus sekian, nah, itu namanya GFC.
Glitter/Shimmer: kandungan butiran-butiran yang berkilau yang ada di produk makeup, biasanya di bedak, eyeshadow, blush on. Bahkan foundation juga ada yang punya kandungan glitter dan shimmer.
Glowing: keadaan kulit yang bersinar sehat, terlihat memiliki kilauan minyak alami yang menandakan kesehatan kulit.
Greasy: efek sebuah produk yang menghasilkan kesan berminyak/meninggalkan sisa minyak di kulit.

H

Hint: istilah untuk menamai kesamar-samaran warna. Semisal warna hijau memiliki hint warna kuning artinya warna hijau tersebut berwarna hijau tetapi memiliki kesamar-samaran dengan warna kuning.
Holy Grail: istilah untuk menggambarkan produk ini cocok, enak dipakai, nggak ada tandingannya banget buat saya = produk ini holy grail buat saya.
M
MUA: singkatan dari Make Up Artist, orang yang memiliki profesi merias orang. Butuh beberapa kriteria supaya dapat disebut MUA, di antaranya adalah memiliki pengalaman atau pendidikan khusus dalam bidang makeup.

O

Oxy/oxide: kamu memakai foundation/bedak/BB cream, dan selang beberapa waktu warnanya berubah lebih menggelap. Itu namanya oxy, maksudnya produk tersebut teroksidasi sehingga berubah warna. Produk yang mudah teroksidasi artinya kualitasnya kurang bagus.
P

PAO: singkatan dari Product After Opening. Menandakan batas waktu kualitas produk setelah kemasan produk dibuka. Misal tertulis PAO 6M. Artinya produk tersebut masih dalam kondisi baik 6 bulan setelah kemasan dibuka.
Pigmented: keadaan untuk menjelaskan warna makeup (biasanya eyeshadow) yang warnanya terlihat vibrant dan jelas ketika dipakai.
Poreclog: istilah kedokteran yang dipakai untuk menyebut penyumbatan pori. Semisal “Produk A memiliki efek poreclog”, artinya Produk A berpotensi menyumbat pori.
Primer eyeshadow: semacam dasar makeup yang dipakai sebelum memakai eyeshadow. Tujuannya adalah untuk membuat warna eyeshadow lebih vibrant dan tahan lama.
Primer makeup: semacam dasar makeup yang dipakai sebelum memakai foundation atau BBcream. Tujuannya adalah untuk memperhalus tekstur kulit, meratakan warna kulit, dan memperbaiki kekurangan warna kulit.
S
Smudge: istilah untuk menamai pudarnya sebuah produk makeup. Semisal eyeliner A mudah smudge jika kena air, artinya eyeliner tersebut mudah memudar ketika terkena air.
Stay Power: nama lain dari ketahanan sebuah produk kosmetik. Semisal eyeliner B memiliki stay power 3 jam, artinya eyeliner tersebut mampu bertahan menempel di kulit selama 3 jam.
Swatch: bagaimana penampakan warna sebuag produk kosmetik yang dioleskan ke kulit.
T
Touch up: membetulkan dandanan, misalnya memakai bedak kembali, pakai lipstik lagi, ngaca, sisiran dll.
Tretinoin: nama lain dari Retin-A, Asam Retinoat atau Retinoic Acid, yaitu sebuah obat oles yang digunakan untuk pengobatan jerawat. Obat ini juga kerap dijadikan bahan aktif pada produk anti aging.
W
Whitecast: kondisi makeup yang terlihat lebih putih dan bersinar dari biasanya ketika tertangkap kamera. Biasanya terjadi karena pemakaian produk sunblock/sunscreen yang memiliki kandungan SPF tinggi.
Published in: on December 15, 2016 at 1:48 am  Leave a Comment  

Tentang Kamu – Tereliye

Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku. Cinta memang tidak perlu ditemukan, cintalah yang akan menemukan kita. Terima kasih. Nasihat lama itu benar sekali, aku tidak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi. Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi. Semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir. Maka biarlah hidupku mengalir seperti sungai kehidupan.

20161213_141139-1

Judul Buku                             :Tentang Kamu

Nama pengarang                 : Tereliye

Nama Penerbit                     : Republika

Tempat dan Tahun Terbit : Jakarta, Oktober 2016

Tebal Buku                             : 524 halaman

Saya kira Tentang Kamu ini akan bercerita melulu tentang cinta. Ternyata saya salah. Tentang Kamu bercerita mengenai perjalanan seorang pengacara Belgrave Square,  London untuk memenuhi amanah client-nya, Ibu Sri Ningsih, untuk membagikan warisannya kepada yang berhak. Perjalanan pengacara bernama Zaman dimulai dari Quay d’Orsay, sebuah Pantai Jompo yang persis menghadap Pantai Seine dengan pemandangan berlatar Menara Eiffel.

Dari situlah Zaman mendapat petunjuk sebuah buku diary Ibu Sri Ningsih yang berisi lima bagian hidup Sri Ningsih. Dengan petunjuk itu, Zaman berkeliling Pulau Bungin –salah satu pulau dengan penduduk terpadat di dunia-, Surakarta, Jakarta, untuk kembali ke London, dan singgah lagi di Paris.

Berkali-kali harapan tumbuh kemudian pupus, akan tetapi hal ini semakin membuat Zaman yakin untuk menemukan ahli waris Sri Ningsih yang sesungguhnya. Well, bagaimana perjalanan hidup Ibu Sri Ningsih sesungguhnya? Dan seperti apa kehidupan Zaman sesungguhnya kenapa dia tertarik bekerja di Belgrave Square, Elder Lawyer?

Gaya cerita-nya menarik, mengesankan, tidak terduga, dan menceritakan dengan cantik hampir setiap detail-nya. Beberapa halaman awal terasa membosankan eh ternyata seru, seru banget. Daaan khas bukunya Tereliye, akan selalu ada nilai yang bisa kita ambil, pelajaran yang bisa kita petik.

Menarik dan high recommended buat yang sedang melakukan “perjalanan”. Bahwasannya kesabaran dan kerja keras adalah hal yang luar biasa.

“Selemah apapun fisik seseorang, semiskin apapun dia, sekali di hatinya puya rasa sabar, dunia tidak bisa menyakitinya” – Sri Ningsih

“Karena pada akhirnya, semua hal akan selesai, memiliki ujung kisah. Maka saat itu berakhir, aku tidak akan menangis sedih, aku akan tersenyum bahagia karena semua hal itu pernah terjadi.” – Hakan Karim

“Mencintaimu telah memberikanku keberanian dan dicintai olehmu begitu dalam telah memberikanku kekuatan.” – Hakan Karim

Published in: on December 13, 2016 at 8:14 am  Leave a Comment  

Cheese Stick Roti Tawar

Bahan:

Roti tawar putih dipipihkan. Bila Anda menggunakan roti dengan pinggiran coklat, potong bagian pinggirannya.

Keju mozarella, keju mudah leleh atau Anda bisa menggunakan keju cheddar biasa bila tak suka keju yang terlalu leleh.

Sedikit telur untuk merekatkan

Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat:

1. Panaskan minyak dengan api kecil.

2. Setelah roti dipipihkan, letakkan lembaran keju di atasnya. Anda juga bisa menggunakan mozarella stick dan digulung seperti biasa.

3. Gulung lapisan roti dan keju, rekatkan dengan telur. Masukkan ke minyak panas.

4. Lakukan hal ini hingga roti dan keju habis. Masukkan roti dengan cepat, menghindari rekatan lepas.

5. Anda bisa menyajikannya begitu saja atau dengan saus mayonaise atau saus manis pedas.

Selesai. anda bisa menyajikan menu snack santai yang cheesy dan gurih untuk keluarga. Selamat menikmati.

 

PS : Gambar nyusul yak :p

Published in: on December 6, 2016 at 3:27 am  Leave a Comment  

Teruntuk Lelakiku

​Teruntuk lelakiku, yang telah bersedia menggenapkan separuh agamaku, menjadi imamku, dan menggantikan tanggung jawab bapakku. 

Sayang… Selamat ulang tahun ya. 😀Semoga panjang umur, sehat selalu, bahagia bersamaku dan dengan kehidupan kita, semakin berkah sisa umurnya, semakin luas ilmu agama dan kesabarannya, dimudahkan-Nya mewujudkan rencana-rencana kita, dan semoga kita bisa sampai ke jannah-Nya bersama. Aamiin.

Tahun kemaren kita baru kenal dan aku udah kepikiran mau ngasi kado apa. Tahun ini kita barusan nikah dan aku malah bener-bener nggak tau mau ngasih kado apa. Maaf ya sayang 👉👈

Tapi sayang, aku tetep sayang kamu lebih dari tahun kemaren ataupun hari kemaren. Rasa sayangku ke kamu tumbuh karena rajin kamu sirami 😜 Kapan lagi kamu membaca rangkaian kata penuh gombalan dari istrimu ini 🙈

Semoga segera serumah lagi ya, biar aku bisa lebih sering belajar masak dan kamu nggak trauma lagi sama masakan aku. Hahahaha. 

Sekali lagi, terima kasih suamiku. Aku sangat bersyukur pendamping hidupku adalah kamu 😘

Selamat ulang tahun.

Published in: on December 5, 2016 at 9:38 pm  Comments (2)  

Let’s Make a Bunch of Memories

20160604_135759_HDR.jpg

Suka jalan? Suka ketemu dan kenalan dengan orang-orang baru? Tempat-tempat baru? Kuliner baru? Kalo jawabanmu iya, berarti kita sama :p. Yay!!! Well, kecuali bagian kuliner sih ya, saya picky eater level akut jadi banyak ga doyannya dan dengan motto “Hidup hanya sekali masa’ mau makan-makanan yang nggak disukai” selesailah saya dengan cerita perkulineran. Manja. Hahahaha emang :p

Awal-awal punya gaji sendiri, hampir tiap weekend mesti kelayapan ke tanah antah-berantah bersama komunitas backpacker yang ketemunya juga lewat forum online. Berani banget kan ya, padahal cewek =_=”. Tapiiii saya selalu ngajak teman yang kenal satu atau dua orang kalo ikut jalan komunitas backapcker itu. Selain males krik-krik sendiri, seenggaknya aman, ada yang bisa diajak saling, saling menjaga. *tjieee

Kira-kira 1,5 tahun acara jalan-jalan seperti itu berjalan terus tanpa henti hingga akhirnya bosen. Vakum kira-kira sepuluh bulan, mulai lagi “kambuh” acara kepingin jalannya. Nggak lama setelah itu terus nikah, abis nikah uda beda lagi kalo mau jalan-jalan. :p

Dulu kalo jalan, siapa aja yang ngajak, asal tempatnya asik, seru, dan emang lagi pingin ke situ yaudah ke sana aja. Barang-barang bawa seperlunya nanti kalo kurang beli *toyor. Hahahaha. Sekarang? Suami senengnya bikin itinerary sendiri, bilangnya lebih enak kalo kita bisa jalan ke mana aja kita mau dengan waktu sepanjang yang kita pingin. Yap, saya sih setuju-setuju aja asal nggak disuruh bikin itinerary. Bukan tipe saya banget soalnya kalo harus merencanakan sesuatu :p.

Bagian saya dari perencanaan perjalanan ini adalah memesan tiket perjalanan (kalo nggak bawa kendaraan sendiri) dan memesan tempat menginap. Kehidupan di era serba online memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat penggunanya. Mau apa tinggal klik. Mau pesen tiket pesawat nggak usah lagi jauh-jauh ke agen tiket, tinggal pesen aja lewat website perjalanan atau website maskapai penerbangannya langsung, dapet deh tiket di tangan. Nyari tiket kereta juga gitu. Untuk harga, kita bisa membandingkan lagi dengan cermat dan memilih yang paling murah. Perhatikan juga promonya biar nambah hematnya :p. Sederhana dan mudah sekali bukan?

Tempat menginap pun begitu. Nggak usah gambling nunggu sampai tempat tujuan terus muter-muter nyari tempat menginap entah nanti bakal dapat apa enggak entah nanti tempatnya enak apa enggak. Atau juga nggak usah lagi nelpon 108 buat nanyain nomer telepon penginapan. Jaman sekarang sih tinggal klik-klik pesen pakek smartphone masing-masing. Mau yang seperti apa, buat tanggal berapa, dengan budget berapa, mau view seperti apa, keadaan kamarnya seperti apa, udah ada semua di internet. Hmm nikmatnya hidup di jaman ini. 🙂

Apalagi sejak awal tahun 2015 muncul sebuah online travel agent baru Travelio.com *plok plok plok* Awal saya kenal Travelio.com dari mana ya saya lupa -___-” hahaha pokoknya waktu itu saya dapat voucher Travelio.com senilai Rp 50.000,00 dan maenlah saya ke website ini demi mau memakai voucher yang nilainya lumayan itu. Eh bisa nawar hahaha terus seneng.

Sekarang Travelio.com nggak hanya menawarkan hotel dan homestay seperti kebanyakan online travel agent akan tetapi juga menawarkan apartemen, rumah, dan villa. Waoooowwww. Huwaaaaooooo. Tambah seru nih. Tambah banyak lagi pilihannya *berbinar-binar.

Apalagi buat saya yang picky eater ini, kan enak bisa sewa apartemen terus bisa masak-masak sendiri. Kalo di hotel kadang makanannya nggak cocok :(. Udah gitu dapat view bagus, tempat tinggal yang nggak biasa tapi berasa rumah sendiri, dan ya lebih bebas kan dari pada nginep di hotel.

Kenapa kok saya lebih memilih sewa apartemen bukan rumah atau villa? Sederhana, biasanya kan apartemen ada di lantai atas-atas dan saya paling suka menginap di tempat yang bisa melihat view dari ketinggian selain ya bosen juga kalo nginep di rumah-rumah aja.

Whooopsss… Jadiiii siapa nih yang masih nggak tergoda untuk mencoba Travelio.com ? Bisa nawar lo, pilihannya banyak lagi. Masih mau dapat lebih? Boleh. Pakek kode voucher ini LIOMORETI2UOV7UX untuk mendapatkan diskon 40% (maksimal Rp 300.000,00 hanya untuk apartemen, villa, dan rumah). Lumayan banget kan? Bisa nih dipakek liburan sama anak-anak, kan bentar lagi musim liburan. Belum punya anak? Sama pasanganlah. Belum punya pasangan? Sama teman-teman dong. Nggak punya teman? Apa nggak punya teman?! *melongo* Sendirian juga oke kok. 😀 Hidup kan pilihan, nggak harus diukur pakek meteran yang sama. Sendiri bisa jadi lebih bahagia daripada yang udah sama anak-anak tapi kurang bersyukur *tsaaah.

Let’s make a bunch of memories with our loved ones and Travelio.

Sekian.

Terimakasih banyak yaaa telah membaca postingan ini sampai akhir, ketjup virtual satu-satu :*

Terakhir banget.

4419f425361619-552e3739ed4ce

“#TravelioMore: More Choice, More Space, More Value”

Muachhh.

Published in: on November 24, 2016 at 6:52 am  Leave a Comment  
Tags: , , , , , , ,

Kosmetik

Well ya.. ini edisi curhat gara-gara galau banget masalah skin care.

Jadiii selama setaun ini makek skin care high end yang lumayan bisa buat beli tiket banyak kali pp.Dulu kan kerja deket rumah jadi ga perlu mikir tiket pesawat *tears.

Sebenarnya kalo efeknya keliatan banget gitu mungkin ya ga bakal bikin galau kayak gini tapi tapi tapi kalo efeknya cuma 6-7/10 kan jadi mikir-mikir lagi.

Mau pindah ke skin care sebelah tapiiii bingung mau mulai darimana. Mau diabisin dulu ya masih banyak, mau langsung ganti sayang. Daaaan sebenernya harga skin care sebelah ga jauh beda sama yang sekarang.

Well sekarang lagi makek SK II, pindah ganti ke Laneige. >.<

Published in: on October 27, 2016 at 1:53 am  Comments (8)  

Praya – Part 2

Lama tinggal di Blitar yang pada awal saya penempatan di sana belum serame dan se-ngehits sekarang, membuat online shopping menjadi pilihan yang paling masuk akal untuk belanja, bahkan untuk hal seremeh baju.

Toko baju sih uda banyak bertebaran di jalanan. Cumaaan ya gitu, model-modelnya masi yang yaaah biasa aja. Saya sih senengnya baju yang lucu-lucu -versi saya-, bukan masalah harganya tapi masalah kelucuannya. Hahahaha.

Pilihannya waktu itu sih ke kota sebelah Malang, Kediri, Surabaya, atauuu online shopping Karena keterbatasan waktu dan tenaga, jadilah saya mulai sering belanja online, awalnya sih yang agak-agak penting kayak baju yang emang perlu tapi lama-lama ya gitu. Apaaaa aja dibeli online. Sampai selotip aja beli online -__-“. Candu bangetlah. Rasanya nyenengin aja sih tiap kali belanjaan online saya dateng, kayak dapat hadiah kejutan dari seseorang. Hahahaha padahal yaa uda tau juga isinya apaan sih :p.

Seiring waktu yang terus berjalan, tsaah, saya belanja online ga cuma baju tapi suka sepatu, cemilan, jajanan-jajanan, aksesoris-aksesoris, dan banyak hal yang tidak penting lainnya yang mulai masuk ke keranjang belanjaan online saya. 😄

Semakin sering saya belanja online semakin malas pula saya belanja langsung ke tokonya. Yang capeklah, panaslah, inilah, itulah. 😀 Semakin saya malas belanja di tokonya, frekuensi belanja online saya semakin tinggi. Yaah begitulah.

Akhir-akhir ini belanjaan online saya mulai merambah ke jam tangan, kacamata minus, daaaan kosmetik. Yaaah mungkin beginilah cara-Nya menyadarkan saya. Begitu pindah ke Praya hampir nggak ada keinginan sekalipun buat belanja online. Palingan sesekali liat-liat masukin keranjang belanja terus ditutup. Inget hemat buat beli tiket pesawat soalnya 😀

Pelajaran kedua saya di sini adalah menghargai nilai uang dan praktek langsung mengatur keuangan. Menghargai nilai uang di sini dalam artian menggunakan uang benar-benar untuk hal yang berguna dan bukan hanya untuk foya-foya apalagi hanya untuk beli barang-barang lucu yang diyakini akan dipakai suatu saat nanti padahal juga enggak pernah kesentuh sama sekali abis belanja.

 

Published in: on August 11, 2016 at 8:40 am  Leave a Comment