Tentang Manusia

Manusia memang manusia yang luar biasa uniknya. Dengan karakter yang berbeda pada tiap individu yang entah berapa jumlahnya di dunia.

Akhir-akhir ini banyak sekali berita, ya di koran online, ya di instagram, ya di media lain yang rasa-rasanya nggak ada faedahnya sama sekali buat yang baca kecuali menambah referensi bahan gunjingan.

Si A membersihkan sungai pakek baju aja dikomentarin, yang ga sesuai-lah, berlebihan-lah. Kalau dia nggak pakek baju itu baru berlebihan, ikut komentar aja dan nggak ikut membersihkan sungai, itu juga berlebihan. Hei, kita dikasi dua tangan, dua kaki, dan satu mulut bukan tanpa alasan. Banyakin karya jangan bisanya cuma mengomentari hidup orang lain.

Tanpa berlepas dari saya pun masih membaca hal-hal tydak berfaedah itu saat keluar di line today, explore instagram, feed twitter. Tapi kita sebagai manusia diberikan akal, ditahan lah itu komentar-komentar negatif apalagi sama orang yang ketemu aja ga pernah, bisa jadi kata-kata yang abis kita ketik terus lupa itu membekas di hati manusia lain yang kita komentarin.

Hiduplah yang baik. Kalau memang sulit mengatakan atau menulis hal yang baik. Diam makan itu lebih baik bagimu.

Dan ingatlah bahwa perbuatan sebesar biji sawi pun ada hisabnya.

Advertisements
Published in: on February 26, 2019 at 7:13 pm  Leave a Comment  

Elmi Hotel Surabaya (Dekat TP)

Elmi hotel Surabaya. Awalnya saya juga gatau hotel ini, akan tetapi setelah melalui pertimbangan yang tidak panjang juga – yang penting deket Tunjungan Plaza ( TP ), ada kolam renang, dan ratingnya bagus – kami memilih hotel ini.

Hotel ini berada di Jalan Panglima Sudirman No. 42-44, Genteng, Surabaya. Deket dari TP tapi kalo jalan ya lumayan sih hahahaha.

Kesan pertama pada hotel ini sepertinya hotel tua, ada kesan usang dan hangat. Halamannya cukup luas dan rindang dengan pepohonan besar. Memasuki hotel kami disambut dengan staff hotel yang ramah. Proses check in pun berjalan dengan cepat dan mudah.

Kamarnya cukup luas 24 m2. Cukuplah buat berdua dan barang-barang kami yang seabrek. Kasurnya empuk, AC-nya dingin, TV, kulkas, ada banyak colokan, dan disediakan banyak hanger yang bisa dilepas dari lemari jadi bisa buat menggantungkan baju yang abis kita pakek renang di kamar mandi :p.

Kamar mandinya juga cukup luas, dilengkapi bath up, toiletris lengkap, dan ada handuk muka-nya juga. Puaslah. Dengan rate kurang dari Rp 500.000,00 mendapat fasilitas seperti ini buat kami sudah sangat worth it.

Ketika gorden kamar dibuka kita bisa melihat pemandangan ijo-ijo, kami sampai takjub ternyata di tengah kota Surabaya masih ada ijo-ijo seperti ini.

Kolam renangnya sendiri berada di Lantai 2. Ada juga tempat fitness di Lantai 4. Namun kami hanya menggunakan fasilitas kolam renang saja. Kolamnya tidak terlalu luas. Hanya ada satu kolam dengan kedalaman 1 meter, 2 meter, dan 4 meter. Kolamnya ada garis-garisnya yang biasa buat latihan renang itu. Sabtu sore saat kami ke sana cukup ramai, ada beberapa yang latihan renang di sana. Pemandangan dari kolam cukup memukau sore itu, gedung-gedung tinggi berlatar senja.

Sarapannya cukup variatif dan enak. Ada bubur ayam, waffle, pancake, roti tawar beserta bermacam-macam selai, salad buah (tentatif), omelet, croissant, soto madura/sop kikil (tentatif), buah, dan nasi beserta sayur dan lauknya. Nah untuk nasi goreng, sayur, dan lauknya agak kurang menarik ya buat kami.

Eniwei kalo kamu punya kaki yang cukup sensitif dengan debu kamu akan merasa karpetnya agak kotor tapi bisa diakalin dengan memakai sandal hotel. Namun, jika kamu orangnya B aja ya ga ada rasa apa-apa kok :3

Overall kami puas dengan Elmi hotel. Bolehlah di rate 4.3/5 (meski di traveloka saya kasih rate 5 :p)

Published in: on January 11, 2019 at 2:51 am  Leave a Comment  

My Laff, Benefit Galifornia

After a long search… Finally i found “it” one of my holy grail for blush on. Taraaa… dan dia adalah Galifornia by Benefit……. yeeeeeaaayyyyy

Aku beli mini size-nya karena lebih nyaman buat dibawa-bawa. Bentuknya manis banget dengan warna yang juga menarik, meskipun mini size dia tetap dilengkapi dengan brush. Wao…

Teksturnya lembut dan begitu diaplikasikan langsung kayak menyatu gitu sama warna kulit. Duh cintak banget lah. Galifornia ini bentuknya powder blush jadi kalo buat wudhu ya perlu di touch up lagi.

Minusnya kalo buat aku ada di brush-nya yang terlalu kasar kalo menurutku ya, jadi aku biasanya pakek brush sendiri dari ecotools. Dan harganya agak pricey tapi sungguh ini worth it to try. Full size-nya lebih lucu ada kayak ukirannya gitu di atasnya, kalo yang mini size datar-datar aja :p

galifornia

Price :

Full size 5 gr : Rp 530.000

Mini size 2.5 gr : Rp 280.000

Eitss, mau lebih murah? Beli aja di online shop pas ada diskon hahaha. Bisa langsung ke https://www.sephora.co.id/products/benefit-cosmetics-galifornia/v/2-5-g atau ke @lovebyapril di instagram. Dulu sih aku belinya di sana. Dijamin ori kok. Bisa diliat di story-nya pas dia belanja soalnya.

See you again, stay happy, beauty, and healthy.

Published in: on January 10, 2019 at 2:49 am  Leave a Comment  

Secangkir Kopi dari Masa Lalu

Sore ini hujan. Membuatku tiba-tiba rindu masa lalu. Rindu kopi yang selalu disajikan mbok’e (panggilan sayang untuk nenekku) setiap waktu. Bener-bener setiap waktu dari pagi sampai malam sampai pagi lagi.

Rumah mbok’e yang selalu ramai dengan orang-orang yang singgah. Entah dari sawah, sekedar melipir dari penatnya pekerjaan, atau memang sengaja jauh-jauh mengunjungi mbok’e dan pak’e (kakek).

Tak tahan dengan rindu, ku seduh sendiri kopiku. Seadanya. Kapal Api. Rasanya tak selegit kopi tubruk racikan mbok e yang diolahnya sendiri.

Benar-benar mulai dari memanennya, menjemur, dan menyangrainya. Dari biji kopi yang disangrai di atas tungkulah bubuk kopi tubruk terenak (versiku) lahir.

Kusesap kopiku pelan, sendirian, sambil mengenang masa laluku yang hangat. Dengan tawa, obrolan ngalor ngidul yang tak henti-henti, dan cangkir-cangkir kopi kosong yang habis dinikmati.

Semoga kali lain, masih bisa kunikmati lagi semua hangatnya kenangan.

—————

Published in: on November 18, 2018 at 10:12 am  Leave a Comment  

Episode

Kadang saat menonton berepisode-episode drama korea, ada episode yang membuat hatiku hangat dan ada episode yang membuat hatiku dingin -episode yang selalu ingin aku lewati dan membuatku malas melanjutkan drama-drama itu-.

Begitupun dalam hidup, ada saat-saat yang ingin aku genggam selamanya dan ada pun saat-saat yang ingin aku lewati saja langsung ke saat-saat yang lebih baik.

Padahal semua ada pembelajarannya. Semua pasti ada hikmahnya (hikmah nonton drama 😂😂😂).

Akan tetapi keindahan drama-drama korea itu takkan semenawan itu jika tidak ada satupun episode yang membuat hatimu teriris dan air matamu menitik 😂😂😂.

Begitupun hidup.

*ditulis saat menonton I’m not a Robot

Published in: on January 20, 2018 at 8:14 am  Leave a Comment  

Segigit Paris Van Java

Bandung, finally. 🙂

Berangkat dari Stasiun Blitar tanggal 11 Februari 2017 naik Malabar dengan tujuan akhir Stasiun Bandung. Nyampek Bandung keesokan harinya sekitar pukul 09.30 WIB. Kereta sekarang emang uda nyaman banget ya, apalagi kalo sama pasangan. :p Nggak usah rebutan kursi, adem, aman, nggak ada bau rokok, petugasnya ramaaah… aaaah love banget deh. ❤
Destinasi pertama adalah hotel. Hahahaha. Males bangetlah jalan bawa-bawa ransel sama koper gede *uhuk. Malam pertama kami menginap di Ibis Bandung Trans Studio dengan pertimbangan ke Trans Studio-nya tinggal ngesot. Selama di Bandung transportasi yang kami pilih adalah Grab atau Go-car biar lebih nyaman dan jelas tarifnya juga efisien penggunaan waktunya *uhuk.

Tiba di hotel masih pagian, belum bisa check in karena kamarnya penuh juga. Akhirnya nitip barang dan pergilah kami ke Masjid Agung-nya Bandung buat numpang mandi sekalian foto-foto. Kira-kira jam setengah 12 pihak hotel nelpon uda bisa check in. Pokoknya ya hotel ini recommended bangetlah buat nginep, nyaman dan cepat tanggap. *halah.

Tujuan utama kami ke Bandung sebenernya adalah untuk kondangan akan tetapi karena terlalu bersemangat mengunjungi Bandung, lupa deh bawa amplop buat kondangannya terus minta ke hotel. >.<

Abis kondangan leyeh-leyeh di hotel, abis ashar baru jalan lagi. Tujuan berikutnya adalah Upside Down World Bandung. Mmmm… Kalo buat kami sih cukup sekali aja ke situ. Tiket masuknya dewasa Rp 100.000 tempatnya nggak terlalu luas juga, petugasnya beberapa juga nggak ramah, dan yaa kerasa nggak worth it aja sih. Meskipun iyaaa sih bikin kayak gitu pasti abisnya banyak tapiiiii dengan HTM segitu tidak sebanding dengan kepuasan yang kami dapat.

Setelah itu kami makan malam di Raja Rasa sesuai arahan Mas Mamo yang dulu pernah penermpatan di Bandung. Resto ini yaaaa ramaaaaaaah banget pegawainya, sampek kami terkagum-kagum. Pelayanannya super prima-lah. Harganya juga bukan yang bintang lima, rasanya cukup enak. Suasananya nyaman lagi, puas pokoknya ke sini.

Hari sudah malam dan masih ada yang pingin ngajakin foto-foto. Akhirnya kami ke Gedung Sate dan Jalan Asia Afrika hanya untuk hunting foto.

Bandung indah ya. Sukaaaak banget. Kotanya nyaman, makanannya banyak yang enak, ada Grab, ke mana-mana gampang….

Sekian ya cerita hari ini. Lav :*

Published in: on March 21, 2017 at 3:04 am  Leave a Comment  

Trinity : The Nekad Traveler -Movie

20170319_165817_HDR-1

Sebenernya yang pingin ditonton adalah Beauty and The Beast akan tetapi dengan niatan nonton marathon dan jam-nya pas banget jadilah kami (Saya dan Sepatu Merah Jambu-yang akan kita panggil teteh aja selanjutnya) nonton Trinity: The Nekad Traveler, demi liat Babang Hamish kata si teteh. Yang sesungguhnya saya nggak ngeh siapakah Hamish Daud itu hahahaha.

SINOPSIS

  • DIRECTOR : Rizal Mantovani
  • ACTORS : Maudy Ayunda , Hamish Daud , Babe Cabita , Rachel Amanda ,
  • DURATIONS : 103 Minutes
  • CENSOR RATING :
  • GENRE : DRAMA
  • LANGUAGE : BAHASA INDONESIA

Awalnya TRINITY (Maudy Ayunda) adalah seorang Mbak-mbak kantoran yang hobi traveling sejak kecil. Namun hobinya ini sering terbentur dengan duit pas-pasan dan jatah cuti di kantor. Akibatnya Trinity sering diomeli BOSS (Ayu Dewi). Trinity memiliki sahabat yang punya hobi sama, yakni YASMIN (Rachel Amanda) dan NINA (Anggika Bolsterli), ditambah dengan sepupu Trinity, EZRA (Babe Cabita). Trinity selalu menuliskan pengalamannya dalam sebuah blog berjudul naked-traveler.com.

Di rumah, BAPAK (Farhan) dan MAMAH (Cut Mini) selalu menanyakan kapan Trinity serius memikirkan jodoh. Tapi Trinity selalu menjawab : nanti kalau semua bucket list sudah terpenuhi. Bucket list adalah daftar hal-hal yang harus Trinity lakukan sebelum tua, kebanyakan sih isinya (lagi-lagi) tentang jalan-jalan. Bapak langsung pusing mendengarnya. Trinity mengalami dilema antara fokus ke pekerjaannya sekarang atau mengejar passion dia yang sebenarnya, hingga kisah cintanya dengan PAUL (Hamish Daud) seorang fotografer tampan yang juga hobi traveling.

Dibintangi oleh Maudy Ayunda sebagai Trinity, film ini enak banget ditonton. Mungkin juga karena saya nggak ada pengharapan apa-apa jadi kerasa menikmati banget film ini. Nggak nyangka bisa diangkat ke layar lebar dengan cerita yang enak kayak gini dan nggak ada sedikit pun penyesalan karena nonton film ini (well, kekecewaan ini sering terjadi saat saya menonton film yang diangkat dari buku).

Indonesia indah banget, Maldives juga indah, cerita kita alhamdulillah juga indah *tsaaah. Di film ini kita bisa menemukan beberapa saran penting buat yang mau dan atau suka traveling. Kita juga bisa melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Kerenlah.

Mengandung SPOILER!!!

Saya sih sebenernya nggak sadar, ini si teteh yang menyadarkan ada bagian-bagian yang masih dipertanyakan. Saya udah terlalu enjoy the ride sama film ini, hahaha. Jadi sebenernya siapa sih Mr. X yang baik hatinya membelikan tiket ke Maldives? Saya sih nebaknya itu bapak-bapak tajir yang dompetnya jatuh dan dibalik sama Mb Maudy eh Mb Trinity. Tapi tidak ada jawabannya hingga film ini berakhir.

Kedua, kenaapaa kok Paul (Bababng Hamish) dan Mb Trinity ini abis dari Maldives kok malah ga ada kelanjutannya. Kalo Paul nggak menghubungi duluan kan nggak papa ya Mb Trinity yang nelpon duluan.Nah ini dari Maldives nggak ada lagi tuh kelanjutannya apa. Hmm…

Ketiga, Babang Hamish mah charming ya tenyata pantesan si teteh suka :p

Saya sih yang mengganjal adalah kenapa ya bahkan di film Indonesia yang lokasinya di Indonesia pun kita masih mencampurnya dengan percakapan menggunakan Bahasa Inggris yang sepertinya pakai Bahasa Indonesia juga tetep bagus-bagus aja. Kecuali kalo emang percakapannya di luar negeri yaaah wajarlah. But still i love youu Maldives #eh hahahaha.

Published in: on March 20, 2017 at 3:12 am  Leave a Comment  
Tags: ,

Catatan : Kelas Inspirasi Lombok #4

Kondisi masih ngedrop pasca ikut Kelas Inspirasi di Sembalun, Lombok Timur. Entah terlalu lelah atau terlalu dingin. Akan tetapi saya tetap banyak bersyukur banget udah ikut Kelas Inspirasi ini. Terimakasih buat Sis Sepatu Merah Jambu yang mengompori hingga detik-detik terakhir. :*

Dengan tagline yang sering saya dengar “Sehari berbagi selamanya menginspirasi” Kelas Inspirasi ini memang menarik. Dari dulu di Blitar saya emang pingin ikut. Pingin tau aja. Sampai akhirmya pas pindah ke Lombok dan disuruh daftar ada pendaftaran relawan. Saya sih penasaran aja, bagaimana pendidikan di tempat yang jauh dari ibukota, jauh dari pusat kota.

Daftarnya di kelasinspirasilombok.org pun di injury time, nggak yakin mau daftar apa enggak, pinginnya sih jadi fotografer aja tapi bisa motonya juga masih ecek-ecek. Hahahaha. Mengisi formulirnya aja bingung mau diisi apa. Hahahaha. Akhirnya daftar jadi relawan pengajar aja.

Hari pengumuman tiba dan saya sudah lupa. Hahaha. Dikabarin sama panitia yang kebetulan sekantor di grup whatsapp kantor. Wohoo.

Awalnya saya kaget, oh semuanya biaya sendiri ya, oh penginapannya mikir sendiri ya, oh transportnya disediain sih tapi juga ikut mikir ya. Hmmm….

Lanjut, udah terlanjur basah. Di rombel (rombongan belajar, biasanya nyebut yang segrup sekolah) saya agaknya tidak jelas hahaha. Intinya kita sendirilah yang harus menentukan partner, apa yang nanti mau ditinggalkan buat sekolah, dan lain-lain. Fasil hanya memfasilitasi saja.

Saya skip saja bagian perjalanan dan briefing, langsung ke hari inspirasi.

Sekolah yang kami ajar adalah SDN 2 Sembalun Lawang. Anak-anak kecil memang menarik. Polos dan ekspresi. Paling suka. Saya dan teman saya kebagian kelas 2B, 1, dan setelah istirahat 2A. Awalnya sih habis istirahat kebagian kelas 6 dan 5 akan tetapi gatau kenapa ganti jadwal.

Karena kelas kecil jadi banyakan nyanyi sama permainan. Diceritain juga mereka sepertinya nge-blank gitu bisa jadi karena perbendaharaan kata Bahasa Indonesia mereka masih sedikit. Mereka sepertinya akan lebih paham kalo diajak ngomong Bahasa Sasak.

Kelas ketiga uda abis tenaga dan suara. Udah gitu speaker yang sengaja kami bawa kalo ada krik-krik time nggak bisa jadi kelas terakhir nggak maksimal sama sekalih. Maaaaf….

Setelah semuanya saya rasa, Kelas Inspirasi ini justru lebih banyak menginspirasi saya. Saya jadi tau pendidikan di Indonesia ini masih jauh dari kata merata. Saya jadi sadar mengenalkan profesi pada mereka itu hanya perlu sedikiiit saja karena mereka terus sekolah saja sudah jadi anugrah yang luar biasa.

Kalo nanti-nanti saya berkesempatan ikut lagi saya nggak akan muluk menginginkan in the end of the day mereka pingin jadi pegawai pajak, saya ingin setelah mereka bertemu saya di Kelas Inspirasi mereka tidak akan pernah berhenti untuk mengejar pendidikan yang lebih tinggi.

Semoga pendidikan di Indonesia semakin baik dan merata ke depannya. Semoga semakin rukun dan damai dan nggak termakan lagi sama hasutan dan provokasi orang-orang. Bismillah.

Published in: on January 24, 2017 at 2:17 am  Leave a Comment  
Tags: ,

Vocabulary – Make Up

Saya sedang mencoba mempelajari istilah-istilah Make Up biar ngertilah kalo baca artikel-artikel kecantikan gitu. Sebenarnya gara-gara baca salah satu produk di Female Daily dengan tag non-greasy terus penasaran artinya apa. Penasarannya sih udah lama, cuma sempetnya nyari baru sekarang *uhuk*. Kirain non-greasy itu nggak mengandung rumput (grass) hahaha ternyata bukan.Syukurlah hahaha >.<

Well ini sedikit vocabulary yang saya kumpulin dari jenganten diambil yang perlu-perlu dan saya rasa penting 😀

B
Blend: istilah yang dipakai untuk pembauran kosmetik. Misal eyeshadow Y mudah di-blend, artinya eyeshadow X mudah dibaurkan dengan warna lain. Foundie Z mudah di-blend, artinya foundie tersebut mudah membaur dengan kulit.

Breakout: keadaan kulit yang memburuk akibat tidak cocok dengan makeup/skincare. Biasanya ditandai dengan munculnya jerawat, kemerahan, menjadi kusam, dan efek-efek negatif lainnya.
C
Cakey: keadaan makeup pada kulit yang berciri bedak atau foundation tidak menempel dengan sempurna pada kulit. Ciri-ciri lainnya adalah adanya warna yang tidak merata (ada yang tebal, ada yang tipis) dan memisahnya bedak atau foundation dari kulit.
Coverage: istilah yang dipakai untuk menamai daya tutup atas kekurangan kulit di sebuah makeup, misal foundation X memiliki coverage maksimal, artinya daya tutupnya terhadap kekurangan kulit sangat tinggi.
Crease: bermakna lipatan alami pada kulit. Misalnya lipatan mata, lipatan garis senyum. Adakalanya sebuah produk semisal foundation, ketika dipakai agak lama bisa menimbulkan crease. Artinya menimbulkan kesan lipatan-lipatan pada bagian kulit tertentu.
Cushion: bantal yang diipakai untuk ‘bersemayam’ produk yang sifatnya cair. Saat ini banyak produk yang berjudul cushion-cushion. Artinya produk cair tetapi disimpan dalam bantalan busa.
F
Falsies: istilah lain dari fake eyeslashes, false eyelashes atau bulu mata palsu.
First Impression: sebuah penillaian terhadap sebuah produk ketika awal mula dipakai. Biasanya untuk skincare yang baru dipakai kurang dari seminggu sehingga belum berefek apa-apa.
Foundie: singkatan dari foundation atau alas bedak.
FOTD: singkatan dari Face of The Day, artinya dandanan wajah(face) yang dipublish di media sosial.

G

GFC: singkatan dari Google Friend Connect, fitur yang disediakan Blogger untuk mengikuti sebuah blog dengan platform Blogger. Di sidebar kanan blog ini terdapat pengikut/follower sejumlah dua ratus sekian, nah, itu namanya GFC.
Glitter/Shimmer: kandungan butiran-butiran yang berkilau yang ada di produk makeup, biasanya di bedak, eyeshadow, blush on. Bahkan foundation juga ada yang punya kandungan glitter dan shimmer.
Glowing: keadaan kulit yang bersinar sehat, terlihat memiliki kilauan minyak alami yang menandakan kesehatan kulit.
Greasy: efek sebuah produk yang menghasilkan kesan berminyak/meninggalkan sisa minyak di kulit.

H

Hint: istilah untuk menamai kesamar-samaran warna. Semisal warna hijau memiliki hint warna kuning artinya warna hijau tersebut berwarna hijau tetapi memiliki kesamar-samaran dengan warna kuning.
Holy Grail: istilah untuk menggambarkan produk ini cocok, enak dipakai, nggak ada tandingannya banget buat saya = produk ini holy grail buat saya.
M
MUA: singkatan dari Make Up Artist, orang yang memiliki profesi merias orang. Butuh beberapa kriteria supaya dapat disebut MUA, di antaranya adalah memiliki pengalaman atau pendidikan khusus dalam bidang makeup.

O

Oxy/oxide: kamu memakai foundation/bedak/BB cream, dan selang beberapa waktu warnanya berubah lebih menggelap. Itu namanya oxy, maksudnya produk tersebut teroksidasi sehingga berubah warna. Produk yang mudah teroksidasi artinya kualitasnya kurang bagus.
P

PAO: singkatan dari Product After Opening. Menandakan batas waktu kualitas produk setelah kemasan produk dibuka. Misal tertulis PAO 6M. Artinya produk tersebut masih dalam kondisi baik 6 bulan setelah kemasan dibuka.
Pigmented: keadaan untuk menjelaskan warna makeup (biasanya eyeshadow) yang warnanya terlihat vibrant dan jelas ketika dipakai.
Poreclog: istilah kedokteran yang dipakai untuk menyebut penyumbatan pori. Semisal “Produk A memiliki efek poreclog”, artinya Produk A berpotensi menyumbat pori.
Primer eyeshadow: semacam dasar makeup yang dipakai sebelum memakai eyeshadow. Tujuannya adalah untuk membuat warna eyeshadow lebih vibrant dan tahan lama.
Primer makeup: semacam dasar makeup yang dipakai sebelum memakai foundation atau BBcream. Tujuannya adalah untuk memperhalus tekstur kulit, meratakan warna kulit, dan memperbaiki kekurangan warna kulit.
S
Smudge: istilah untuk menamai pudarnya sebuah produk makeup. Semisal eyeliner A mudah smudge jika kena air, artinya eyeliner tersebut mudah memudar ketika terkena air.
Stay Power: nama lain dari ketahanan sebuah produk kosmetik. Semisal eyeliner B memiliki stay power 3 jam, artinya eyeliner tersebut mampu bertahan menempel di kulit selama 3 jam.
Swatch: bagaimana penampakan warna sebuag produk kosmetik yang dioleskan ke kulit.
T
Touch up: membetulkan dandanan, misalnya memakai bedak kembali, pakai lipstik lagi, ngaca, sisiran dll.
Tretinoin: nama lain dari Retin-A, Asam Retinoat atau Retinoic Acid, yaitu sebuah obat oles yang digunakan untuk pengobatan jerawat. Obat ini juga kerap dijadikan bahan aktif pada produk anti aging.
W
Whitecast: kondisi makeup yang terlihat lebih putih dan bersinar dari biasanya ketika tertangkap kamera. Biasanya terjadi karena pemakaian produk sunblock/sunscreen yang memiliki kandungan SPF tinggi.
Published in: on December 15, 2016 at 1:48 am  Leave a Comment  

Tentang Kamu – Tereliye

Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku. Cinta memang tidak perlu ditemukan, cintalah yang akan menemukan kita. Terima kasih. Nasihat lama itu benar sekali, aku tidak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi. Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi. Semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir. Maka biarlah hidupku mengalir seperti sungai kehidupan.

20161213_141139-1

Judul Buku                             :Tentang Kamu

Nama pengarang                 : Tereliye

Nama Penerbit                     : Republika

Tempat dan Tahun Terbit : Jakarta, Oktober 2016

Tebal Buku                             : 524 halaman

Saya kira Tentang Kamu ini akan bercerita melulu tentang cinta. Ternyata saya salah. Tentang Kamu bercerita mengenai perjalanan seorang pengacara Belgrave Square,  London untuk memenuhi amanah client-nya, Ibu Sri Ningsih, untuk membagikan warisannya kepada yang berhak. Perjalanan pengacara bernama Zaman dimulai dari Quay d’Orsay, sebuah Pantai Jompo yang persis menghadap Pantai Seine dengan pemandangan berlatar Menara Eiffel.

Dari situlah Zaman mendapat petunjuk sebuah buku diary Ibu Sri Ningsih yang berisi lima bagian hidup Sri Ningsih. Dengan petunjuk itu, Zaman berkeliling Pulau Bungin –salah satu pulau dengan penduduk terpadat di dunia-, Surakarta, Jakarta, untuk kembali ke London, dan singgah lagi di Paris.

Berkali-kali harapan tumbuh kemudian pupus, akan tetapi hal ini semakin membuat Zaman yakin untuk menemukan ahli waris Sri Ningsih yang sesungguhnya. Well, bagaimana perjalanan hidup Ibu Sri Ningsih sesungguhnya? Dan seperti apa kehidupan Zaman sesungguhnya kenapa dia tertarik bekerja di Belgrave Square, Elder Lawyer?

Gaya cerita-nya menarik, mengesankan, tidak terduga, dan menceritakan dengan cantik hampir setiap detail-nya. Beberapa halaman awal terasa membosankan eh ternyata seru, seru banget. Daaan khas bukunya Tereliye, akan selalu ada nilai yang bisa kita ambil, pelajaran yang bisa kita petik.

Menarik dan high recommended buat yang sedang melakukan “perjalanan”. Bahwasannya kesabaran dan kerja keras adalah hal yang luar biasa.

“Selemah apapun fisik seseorang, semiskin apapun dia, sekali di hatinya puya rasa sabar, dunia tidak bisa menyakitinya” – Sri Ningsih

“Karena pada akhirnya, semua hal akan selesai, memiliki ujung kisah. Maka saat itu berakhir, aku tidak akan menangis sedih, aku akan tersenyum bahagia karena semua hal itu pernah terjadi.” – Hakan Karim

“Mencintaimu telah memberikanku keberanian dan dicintai olehmu begitu dalam telah memberikanku kekuatan.” – Hakan Karim

Published in: on December 13, 2016 at 8:14 am  Leave a Comment